Rabu, 16 Oktober 2013

lekak-lekuk pena- Tangis Anak Palestina


Tangis Anak Palestina


Di serpihan hitam arang
Di reruntuhan gedung tua
Ku sayupkan duka penuh lara
Sekarang aku sebatang rapuh
Yang membangunkan Abi
Memanggil Umi
Tapi tak bisa, mereka melambaikan tangan di pelupuk mata
Menyematkan kata, selamat tinggal buat selama
Oh Abi.. wahai Umi
Mereka telah merenggut tawaku
Melumatkan riang senyumku
Dengan desing peluru
Dengan gemuruh rudal angkuh berseru
Abi.. Umi…
Katakan pada mereka, kembalikan hari-hariku
Yang dilingkup wangi damai penuh cinta
Hari tanpa kucur darah, belenggu takut dan air mata
Kini, aku sebatang rapuh
Yang mendamba atmosfer cinta
Untuk damai bumiku
Bumi Palestina 

nahdiatul husna,,,,
Amuntai, 15 Januari 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar